Saturday, November 19, 2011

#136 - Ketika Aku Hijau

by Rinny Soegiyoharto

Warna, seringkali diasosiasikan dengan berbagai makna. Baik yang merepresentasikan kesan, suasana hati, emosi, karakter, ruang, waktu, maupun kecenderungan bahkan masalah-masalah.
Membahas kluster-kluster makna tersebut tentunya akan menyita banyak kata-kata dan menguras pikiran.
Lebih enak jika aku bicara bebas saja di ruang ini. Malam minggu, sambil memandangi layar kaca, tanding Indonesia vs Vietnam di SEAGames cabang sepakbola. Ada banyak warna di layar kaca itu; bola kuning, putih-hijau uniform timnas, merah bara di sisi lawan, hijau bonteng-bonteng lapangannya, he he he...

Dulu, orangtuaku sempat mengidentikkan aku dengan merah, adik perempuanku dengan biru.
Tapi waktu berlalu, warna-warna itu tidak menetap. Alasan-alasannya pun melemah.
Seiring berkembangnya dekorasi kamar tidurku dengan dominasi HIJAU!
Karpet, gordijn, bed-cover, alas meja, tutup kaca, pernak-pernik, dan kura-kura (satu-satunya boneka yang aku punya).

Namun, rasanya aneh betul jika diriku harus mengenakan 'hijau' di tubuh ini, tentu kecuali 'green-army look' yaaa. Macho kesannya warna hijau tentara dibawa-bawa oleh tubuh.
Waktu itu, hijau merepresentasikan gradasi duplikasi aku dengan ibuku, yang menganggap hijau adalah cinta dan kesuburan; ketenangan dan kesabaran; sukacita dan kelembutan; alam dan Tuhan.

Ketika aku hijau, aku merasa mirip dengan ibuku, memahami perasaannya, memulas dunia sekitar dengan makna-makna itu.
Tetapi, ternyata bukan duplikasi semata yang hadir dalam duniaku. Tadinya kupikir sekadar 'meniru', atau 'ikut-ikutan'. Keliru! Warna itu memang pilihanku.
Ketika aku hijau, aku benar-benar hijau. Makna naïve dalam pikiran-pikiranku begitu kuat. Aku tidak mengenal area abu-abu! Yang kutahu, itu hitam dan ini putih.
Lalu, ketika perasaanku kurang sejahtera, naïveku menyelamatkanku. Mungkin itu suara Illahi, atau bisikan semesta yang begitu alami, suci dan murni.

Demikianlah.
Ketika aku hijau... Waktu itu...
Apakah aku sekarang?

No comments:

Post a Comment