Judul tulisan ini adalah paparan materi Prof Johana Endang Prawitasari, Phd, Psikolog, dalam "Seminar Penguatan Peran Perempuan Dalam Politik & Masyarakat", program berkelanjutan yang dimiliki & dikemas oleh Konrad Adenauer Stiftung.
Kali ini program seminar ke-12 (setelah 11 kota sebelumnya) berlangsung di Ruang Rama Sita, Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, pada Jum'at, 30 Maret 2012 lalu. Konrad Adenauer Stiftung bekerjasama dengan Koran Tokoh Bali, dalam seminar kali ini menghadirkan 5 (lima) narasumber, dalam 2 (dua) sesi.
Sesi pertama diisi 3 (tiga) narasumber, yakni:
Dr Roosmalawati Rusman (Pasca Sarjana FISIP UI, peneliti di LIPI, kementerian Ristek, DRN),
Dra Utami Dwi Suryadi (anggota DPRD Prov Bali dari Partai Demokrat, sekretaris Komisi IV),
Dra Sri Yanuarti (Center for Political Studies - LIPI, tim Kajian Bidang Keamanan & Politik - Dewan Pertimbangan Presiden, tim Kajian Strategis Kementerian Hankam).
Sesi kedua distimulasi 2 (dua) narasumber, yakni:
Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati, SSos, SH, MSi (Ketua KPPI Prov Bali)
Prof Johana Endang Prawitasari, Phd, Psikolog (Guru Besar Fakultas Psikologi UGM, emeritus)
Dalam seluruh rangkaian seminar yang dihadiri 120 lebih perempuan dari berbagai unsur se-provinsi Bali, saya (Rinny Soegiyoharto, Psikolog) bertindak sebagai moderator & pengarah diskusi. Forum melahirkan 14 (empatbelas) poin rekomendasi yang cukup padat. Poin-poin tersebut, beserta rangkaian materi & diskusi, dimuat oleh koran Tokoh (Ratna Hidayati) dalam 2 (dua) edisi terbitan.
Saya akan mengirimkan poin-poin tersebut ke halaman-halaman Perempuan di jejaring sosial.
*dalam foto (ki-ka): DAP Sri Wigunawati, Rinny Soegiyoharto, Johana Endang Prawitasari.
Tulisan ini bersifat deskripsi singkat.
No comments:
Post a Comment