Sayang,
Kau pasti tau, betapa aku
seringkali ingin menulis
untukmu
meski hanya sepenggal ucap
dan
selarik kata-kata dalam
secarik layar berkedip yang
dulu mendebarkan jantungku
seperti hendak
mendapat intan yang
kini
masih mendebarkan jantungku
dengan getaran cemas dan
takut...ah berubah
memang, namun masih
bergetar
ada rindu yang mengalun
lirih
membisikkan nada-nada
yang kita makin sulit ujarkan
satu sama lain
Sayang,
Kau pasti tau, betapa aku
mendesahkan rasa lewat
doa-doa bersambung
yang tiada henti di
waktu-waktu kita
dan senantiasa telinga
hatiku menangkap
melodi cinta pada
getar suaramu pun
pada cemasmu yang kuat
wajahmu airmatamu mohonmu
agar pisah itu menjauh sejauhnya
Sayang,
Sepucuk ini adalah irama kita
dalam secarik layar berkedip
terpelihara dekati sekian warsa
bergetarkah ia?
Sayang,
puisinya Rinny Soegiyoharto @RinnyLaPrincesa
September 2012
•••
®egards,
Rinny Soegiyoharto
«
«
No comments:
Post a Comment