::TANGGA::
-A Poem by Rinny Soegiyoharto-
Tangga itu terlalu terjal,
Ia tidak bersandar pada
sesuatu yang tegak lurus,
Ia sendiri tegak lurus,
Berayun-ayun meski angin sepoi,
Anak-anaknya sebagian rapuh,
Yang kuat kokoh sangat berjarak,
Jarak yang tak dekat,
Tak dekat maka harus melompat,
Tangga itu terlalu terjal,
Ia panjang tak berujung,
Berujung mungkin, tapi tak tampak,
Hanya ada silau teramat sangat,
Membutakan penglihatan,
Meruntuhkan airmata,
Tapi ada hangat menjalar,
Hangatnya harapan dan keyakinan,
Bak bubur hangat bergaram,
Menjalari rongga dingin pengap,
Tangga itu terlalu terjal,
Terlihat lurus tanpa kelok,
Hanya anak-anaknya yang rapuh,
Sebagian yang kokoh tak ternyana dimana,
Mungkin ada ilmu yang menerangkannya,
Mungkin ada teknologi pencarinya,
Mungkin ada petunjuk-petunjuk di tiap ruasnya,
Tapi, yang paling tedas hanyalah...
Naluri dan HatiNurani...
"Dengarlah swara hati, taat intuisi...
Tangga terjal tetaplah tangga,
Ia memiliki ujung,
Itulah Harapan,"
-RS-
Aug,8,2013,1300
Special thanks for..
•yang telah membaca dan menanggapi dengan sepenuh hati sebelum di-publish ke media sosial,
-Nana Hartoyo Dipahadiwijaya, sang sehati-sejiwa
•yang telah meng-apresiasi segera,
-Aditya Wardana Robertus, sobat alumni kuliah Psi-UGM
-Wahyu Hardaya, sobat KKA-UGM
-Siwi Dwi Saputro, perempuan penulis yang produktif, penyair, yang juga dokter
-Yanti Depe, sobat diskusi, sejawat alumni dan principal the most inclusion school in Indonesia
-Anna Veliyanti, sobat SD puluhan tahun lalu yang tetap setia
-Dharma Santika Putra, penulis senior, penyair kawakan, kolumnis sepanjang zaman...(Bangga saya :-))
•
best regards,
Rinny Soegiyoharto
• rinny.soegiyoharto@gmail.com
• rinnynnc@yahoo.com
• http://facebook.com/rinny.soegiyoharto
• @RinnyLaPrincesa
•
Powered by Telkomsel BlackBerry®
No comments:
Post a Comment