"And I love you so..
People ask me how..
How I've lived 'til now..
I tell them I don't know..
I guess they understand..
How lonely life has been..
But life began again..
The day you took my hand..."
Alunan vokal bass Elvis Presley yang empuk-berat, bermain-main di benakku, seolah-olah keluar dari gramafon tua di ruang dansa.
Lagu itu menyeruak begitu saja, sekonyong-konyong menyandera memoriku.
Ia hadir bersama aroma tanah basah dan ayunan sulur-sulur Wijayakusuma yang menggantung di pergola. Diikuti golakan lembut air kolam dan kecipak ikan-ikan emas. Rinai hujan masih bertahan sejak siang.
Dan jiwaku sesenggukan mengenang ingatan-ingatan silam. Berkelebat raut lembut kekasih-kekasih hati. Sedang apakah gerangan mereka? Tatapan cinta tak bersyarat mematriku di sini.
Kesyahduan menyergap ketika suara Elvis Presley di kepalaku bersentuhan dengan kenyataan di taman kenangan ini.
Derai-derai air hujan menepuk-nepuk kap lampu taman yang redup mematung sejak dulu, ketika memori ini baru mulai diukir. Masih bisa kulihat sosok kecilku tertawa-tawa di atas punggung sang kekasih yang merunduk sambil tersenyum.
...And I love you so...
*Memorimu Inspirasi*
"Tugas kita yang masih punya waktu di dunia ini adalah melanjutkan kebaikan-kebaikan mereka, kekasih-kekasih kita, hingga bagian kita pun tuntas..."
_________________
#RinnySoegiyoharto
_________________
No comments:
Post a Comment