Monday, December 29, 2014

#222 - Manusia, Kehidupan, Suka-duka, Bencana

Pas untuk renungan akhir tahun. Dengan banyak peristiwa; suka dan duka, perorangan maupun kelompok. Dengan berbagai musibah di penghujung tahun ini yang mewarnai negeriku.
***
Kita rapuh. Kita semua pernah terluka.
Kita harus belajar hal-hal yang menyakitkan. Kita semua pulih dari beberapa kesalahan, kehilangan, pengkhianatan, penyalahgunaan, ketidakadilan atau kemalangan. Kehidupan adalah proses pemulihan yang tidak pernah berakhir. Kita masing-masing harus menemukan cara untuk menerima dan bergerak melewati rasa sakit, lalu bangkit sendiri kembali. Untuk setiap bersit kesedihan, depresi, keraguan atau keputusasaan, membawa pembaruan bagi kita yang datang pada waktunya. Setiap tragedi adalah tanda bahwa hal-hal baik akan datang pada waktunya. Bersabarlah.
-Bryant McGill

# #PrayFor #
#Keluarga
#Sahabat_Kerabat
#Umat_Manusia
#Penyintas_Bencana
#BanjarNegara
#Banjir_Jakarta_Bandung_dll
#Kebakaran_Klewer_dll
#AirAsia_QZ8501
#Tuhan_Kasihanilah_Kami

#RinnySoegiyoharto

Thursday, December 25, 2014

#221 - Peringatan Kelahiran Kristus

Kontroversi pemberian ucapan Natal atau Christmas kepada pihak yang merayakannya, tetap marak menghiasi portal-portal, media sosial, mailing list, dan berbagai media lainnya. Bahkan meluas hingga ke pembahasan mengenai benarkah Yesus Kristus lahir pada 25 Desember yang kemudian diperingati sebagai Hari Raya Natal atau Christmas.
Dari tahun ke tahun selalu dibahas mengenai "halal-haram" ucapan Natal ini.
Apa ngga bosen ya?

Sebagai pengikut Kristus (umat Kristiani), jika ada yang mengucapkan "Selamat Natal" kepada saya, maka saya akan mengucapkan terimakasih dengan sukacita dan mengamini doa-doa yang disampaikan bersama ucapannya tersebut.
Namun jika ada teman atau kerabat atau bahkan keluarga yang tidak mau mengucapkannya karena pertimbangan dalil-dalil dan hukum agama yang dianutnya, maka saya tidak akan pernah mempersoalkannya.
Diucapkan, disalami, didoakan, bahkan dikunjungi pada saat Natal, bagi saya adalah bentuk sikap hangat dan menghargai sebagai sesama anggota masyarakat dalam konteks hidup bersama secara sosial.
Hal tentang iman, penghayatan, ucapan syukur, terkait Natal dan rangkaian ibadah serta jamuan syukur, tidak dipengaruhi oleh ucapan selamat yang berduyun-duyun.
Begitu pula hal perdebatan mengenai tanggal kelahiran Yesus Kristus (yang hingga kini diperingati setiap 25 Desember oleh sebagian besar umat Kristiani), bagi saya bukan suatu masalah yang berpengaruh terhadap kadar keimanan.

Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Allah, dan mengimani Tuhan Yesus Kristus adalah Anak Allah, dan kepada Roh Kudus yang diturunkanNYA untuk menolong manusia ketika Tuhan Yesus telah naik ke Sorga, yang dapat saya lakukan adalah mengucap syukur dalam segala perkara.
Seraya mengingat kata Alkitab:
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga IA telah mengaruniakan anakNYA yang tunggal. Supaya setiap orang yang percaya kepadaNYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16).

DIA lah Yesus Kristus. Yang kelahiranNYA diperingati setiap 25 Desember dengan Hari Natal. Sebagai bukti KASIH ALLAH yang luar biasa bagi manusia.

"Selamat Natal"
"Selamat memperingati hari kelahiran Tuhan Yesus Kristus, untuk mengingatkan kepada orang-orang percaya bahwa DIA lahir untuk kita, DIA datang untuk kita..."

Immanuel...!

_________________

#RinnySoegiyoharto
_________________

Monday, December 22, 2014

#220 - Hari Perempuan (22-12-2014)

22 Desember,
Hari Perempuan Indonesia.

Mengingatkan pada senyum kasih perempuan utama
yang di rahimnya aku meringkuk hangat sembilan purnama lamanya.
Sang Maha Kasih meniupkan roh ajaran tak usang melaluinya,
untuk kukenang dan ejawantahkan dalam perjalanan hidupku,
pun setelah ia tak lagi menempati raga fana yang kuakrabi 64 tahun 10 bulan 28 hari.
Ajaran kasih tak bersyarat,
Asah asih asuh yang terpatri melalui raga, pikir, jiwa dan roh.

Hari perempuan bagiku adalah hari ibu, hariku, hari segenap perempuan.

Selamat menghayati hari perempuan,
Untuk perempuan dan laki-laki.

sincerely yours, 
Rinny Soegiyoharto Psy
Http://suara-hati-rinny.blogspot.com

Tuesday, December 16, 2014

#219 - And I Love You So... (A Song & Rainy Day)

"And I love you so..
People ask me how..
How I've lived 'til now..
I tell them I don't know..
I guess they understand..
How lonely life has been..
But life began again..
The day you took my hand..."

Alunan vokal bass Elvis Presley yang empuk-berat, bermain-main di benakku, seolah-olah keluar dari gramafon tua di ruang dansa.
Lagu itu menyeruak begitu saja, sekonyong-konyong menyandera memoriku.
Ia hadir bersama aroma tanah basah dan ayunan sulur-sulur Wijayakusuma yang menggantung di pergola. Diikuti golakan lembut air kolam dan kecipak ikan-ikan emas. Rinai hujan masih bertahan sejak siang.
Dan jiwaku sesenggukan mengenang ingatan-ingatan silam. Berkelebat raut lembut kekasih-kekasih hati. Sedang apakah gerangan mereka? Tatapan cinta tak bersyarat mematriku di sini.
Kesyahduan menyergap ketika suara Elvis Presley di kepalaku bersentuhan dengan kenyataan di taman kenangan ini.
Derai-derai air hujan menepuk-nepuk kap lampu taman yang redup mematung sejak dulu, ketika memori ini baru mulai diukir. Masih bisa kulihat sosok kecilku tertawa-tawa di atas punggung sang kekasih yang merunduk sambil tersenyum.

...And I love you so...

*Memorimu Inspirasi*

"Tugas kita yang masih punya waktu di dunia ini adalah melanjutkan kebaikan-kebaikan mereka, kekasih-kekasih kita, hingga bagian kita pun tuntas..."

_________________

#RinnySoegiyoharto
_________________