Allow Our Spirit To Speak, Prophesy, and Act Through Our Soul, Heart, Mind, Body....... "The Human Spirit is The SPIRIT of CREATOR"
Friday, March 13, 2009
Perempuan Bicara 19: Bukan Manusia Biasa
Sebuah lagu baru, warna lain dari sisi berbeda. Pengakuan dan pelepasan, sedikit pilihan kata yang mungkin saja dapat menggambarkan riak-riak dalam danauku. Biasanya muka danau itu relatif tenang, seolah-olah. Riak-riak kecil hal biasa dan nyaris tak terlihat. Sesungguhnya gemuruh di dasar tetaplah gemuruh, namun tak berizin untuk merayap hingga ke atas.
Keinginan, dorongan, harapan, tujuan, motivasi, wanting (dalam ilmu wantingologi temanku) dan sebagainya di dalam danauku, yang kemudian dirancang untuk dituang, selama ini terseleksi. Namun atas pertimbangan manusiawi, azas keadilan harusnya berlaku. Aku pemiliknya, kuputuskan bertindak adil saat ini. Bukan untuk apa dan siapa, keadilan harus tertuju pada diriku sendiri sebelum mata ini mampu menembus ke luar.
Kemana dokter berobat jika ia sakit? Kemana lawyer meminta perimbangan ketika ia butuh? Kemana seorang guru mencari ilmu lanjutan baginya berkembang?
Iya, bisa. Tentu saja bisa manusia itu menolong dirinya sendiri.
Sebelumnya ia perlu memahami yang terjadi, mengidentifikasi yang terasa, menganalisis yang terpikir.
Kupikir-pikir, kurasa-rasa, iya benar, kusut dan sesak. Manusia ini harus mulai darimana? Biasanya mendengarkan dan bukan didengarkan, selain menyerap dan menggemakan suara hati terredam di dalam kotak kedap. Ini saatnya rasa adil jadi pemenang. Yang ingin kukatakan, manusia ini bukan manusia yang biasa. Kusut, sesak dan tersedak.
Hhhhmmm tampaknya belum adil juga nih ah. Yo wis lah.
*****************************************************
No comments:
Post a Comment