by @RinnyLaPrincesa
Nanti,
Lilin-lilin ini hanya 'kan bersinar di dasar hati,
Meski redup dan tanpa hiasan.
Mimpi,
Telah porak-poranda menjelang fajar,
Mengikis harapan syahdunya doa dan cinta.
Mimpi,
Telah melumer dari bukit menuruni lembah,
Sebelum satu batang pun sempat disulut.
Nanti,
Lilin-lilin ini 'kan tetap dibakar satu-satu,
Biar pun angin danau menggoyahnya.
Doa,
Senantiasa tak 'kan lepas dari bibir-bibir,
Dari hati demi hati yang sedia mengirimkan.
Doa,
Adalah kepasrahan dan penyerahan diri,
Menyongsong ujung waktu saat lilin-lilin meredup.
*rindu pada harapan yang telah telanjur mengapung*
*tunduk sujud pada kaki Sang Khalik yang tak pernah beranjak*
•••
best regards,
Rinny Soegiyoharto
•••
No comments:
Post a Comment