(Rinny Soegiyoharto)
Aku telah mengasuh aku
Segalanya tertulis
Pada lembar-lembar hari
Aku belum berjiwa
Hanya nanar tatapan mencoba
Memindai remah-remah sukma
Aku memunguti serpihan raga
Menyambungkannya satu per satu
Dengan perekat butir nasi dingin
Aku tidak melihat jiwa
Dalam kolase serpihan raga
Yang hampir utuh seluruh
Aku juga tidak meraba roh
Pada bayang-bayang raga
Yang bergerak dihembus halimun
Aku tidak kehilangan
Meski tak melihat jiwa
Meski tak meraba roh
Karena tidak dibentuk
Tentu tidak ada, tidak pernah
Tidak ada kehilangan
Aku telah mengasuh aku
Kupintal gumpalan rasa
Kutenun helaian pikir
Untuk suatu akhir...
Aku telah mengasuh aku
Demi memutuskan rantai
Dan
Aku tetap mengasuh aku
20/08/13 to 21/08/13
-rs-
Notes:
Thank you very much for all whose appreciated this poem on Facebook.
Be blessed dear all.
sincerelly yours,
rinny soegiyoharto
Powered by Telkomsel BlackBerry®
No comments:
Post a Comment