Tuesday, June 2, 2020

#242 - Fenomena Awan Caping

Awan Caping (Fenomena)

Fenomena alam adalah pertanda. Seperti halnya mendung yang bergelayut, pertanda akan hujan. 
Kemungkinan manusia bisa flu jika kehujanan, sudah lazim terjadi. 
Kemungkinan manusia diliputi emosi 'mellow', melankolik, cemas, sedih, sendu, pada saat mendung dan hujan turun, sudah sering diabadikan dalam puisi, lagu, prosa, lukisan, dan sebagainya. 

Kehidupan manusia sangat terhubung dengan alam semesta. Sebagaimana manusia adalah mikrokosmik, jagad cilik, dan alam semesta adalah makrokosmik, jagad ageng. 

Apakah pertanda yang disampaikan oleh munculnya awan caping (lenticular) di sekian banyak puncak gunung akhir-akhir ini? Apa menurutmu? 
Datangnya pagebluk telah diramalkan beberapa bulan sebelumnya berdasarkan tanda-tanda alam. 
Alam semesta sedang menata kembali dirinya, manusia dan kehidupannya adalah bagian dari proses itu. 

Sebagai jagad kecil, maka manusia kudu bersih-bersih juga, menata ulang jagad jiwanya. Menghilangkan angkara murka dengan welas asih.
Falsafah Jawa mengajarkan agar manusia hidup seperti irama gamelan... 
NENG.. NING.. NUNG.. NANG........ GOONGGGG........... 
(Silakan cari sendiri makna falsafah ini di berbagai kanal). 
.
.
.
.
.
Betapa pentingnya meningkatkan terus Kesadaran Spiritual (referensi dari akun SuryaKks)
Cinta kasih adalah kunci (kesimpulan saya). 

No comments:

Post a Comment